Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juni 2012

 pandangan islam perihal mencontek

Assalammu’alaikum Wr. Wb.

Saya yakin saudara sekalian tahu apa itu mencontek ? Dan juga paling tidak saudara pernah melakukannya walaupun hanya sekali. SEkali ? Mana mungkin ?…
Mencontek adalah aktivitas menjiplak pekerjaan atau karya orang lain tanpa izin ataupun tanpa mencantumkan sumber. Jadi dari definisinya saja sudah kita ketahui, bahwa konotasinya adalah negatif. Lalu bagaimana jika kita terpaksa atau jika kita memang tidak bisa mengerjakannya sendiri. Sebelum itu mari kita
simak pandangan islam mengenai mencontek.

Hukum Mencontek

Mencontek itu berarti sama saja dengan berbohong. Ketika kita mencontek dan hasil dari contekan kita mendapat nilai yang baik, para guru dan orang tua memuji kita. Padahal kita tahu bahwa hasil itu kita dapatkan dengan jalan yang batil, yaitu mencontek. Coba pikir, nilai baik itu bukan berasal dari kemampuan kita, tetapi dari kreatifitas kita dalam mencontek, mencuri – curi dalam kesempitan. Apakah yang demikian ini, tidak bisa disebut berbohong atau menipu ? Padahal Rasulullah sudah memperingatkan kita akan bahayanya berbohong

Dari Ibnu Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Hendaklah kalian selalu melakukan kebenaran, karena kebenaran akan menuntun kepada kebaikan, dan kebaikan itu menuntun ke surga. Jika seseorang selalu berbuat benar dan bersungguh dengan kebenaran, ia akan ditulis di sisi Allah sebagai orang yang sangat benar. Jauhkanlah dirimu dari bohong, karena bohong akan menuntun kepada kedurhakaan, dan durhaka itu menuntun ke neraka. Jika seseorang selalu bohong dan bersungguh-sungguh dengan kebohongan, ia akan ditulis di sisi Allah sebagai orang yang sangat pembohong.” Muttafaq Alaihi.

Dari hadits di atas sudah dijelaskan bahwa berbohong memang berdampak buruk, khususnya di masa – masa yang akan dating. Bagaimana tidak sekali berbohong, maka seseorang akn menutupinya dengan kebohongan yang lain. Selain itu dari sebuah kebohongan kecil seperti menyonteklah lahir para koruptor – koruptor di negeri ini. Apa saudara ingin menjadikannya sebagai suri tauladan ?? Naudzubillahi min dzalik.
Selain itu menyontek sama saja mencuri. Mencuri kesempatan dalam kesempitan tepatnya, yang bermuara kepada kejelekan.

Dari Abu Bakar ash-Shiddiq Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak akan masuk surga orang yang suka menipu, orang kikir, dan orang yang tidak bertanggungjawab terhadap apa yang dimilikinya.” Riwayat Tirmidzi. Ia menjadikannya dua hadits dan dalam sanadnya ada kelemahan.
Apa saudara ingin tidak masuk surga ? Saya yakin pasti tidak. Satu hal lagi yang penting adalah menyontek berarti sama saja melanggar aturan dari pemimpin kita, padahal islam mengajarkan kita untuk selalu mematuhi para pemimpin.
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Nabi saw. beliau bersabda: Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku. (Shahih Muslim No.3417).

Kesimpulan

Jadi dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa menyontek hukumnya haram. Karena menyontek sama dengan mencuri, berbohong, menipu dan tidak mematuhi aturan pemimpin kita. Sekarang jika saudara bertanya bagaimana kalau kepepet atau tidak bisa ?. Maka jawaban adalah pasrah pada Allah dan terus berusaha serta berdo’a. tetpi jika saudara tetap memaksa, maka boleh saudara melakukannya asal saudara mencantumkan dalam lembar jawaban daftar pustaka dari jawaban orang yang saudara contek, hehhehe….. Jadi, tetap berpegang teguh pada kebenaran, maka Allah akan membimbing kita.
dan yang pasti mencontek saat ini akan menentukan bagaimana kita ke depannya,bagaimana sekarang ini kita lihat banyak penjabat negara yang korupsi ,dan juga bukan lah ciri seorang yang terpelajar

Wassalammu’alaikum Wr. Wb.

Sabtu, 28 April 2012

UN Sebagai Syarat Masuk Perguruan Tinggi, Pantaskah?

Untuk masuk perguruan Tinggi haruslah lulus dalam tes Ujian Nasional (UN). Tapi bagaimana jikalau seorang anak yang memiliki kemampuan tinggi atau cerdas, tidak lulus dalam UN atau sebaliknya, seorang anak yang tidak pintar atau kemampuannya hanya pas-pasan dan lulus dalam UN dan memiliki nilai yang sangat tinggi? Jika kita telisik lebih lanjut, sepertinya itu sangat tidak efektif sekali. Sudah lelah dalam 3 tahun sekolah ternyata hanya nilai ujian lah yang menjadi syarat agar bisa lulus dan juga bisa masuk ke Perguruan Tinggi. Tidak jarang ketika mereka berlomba-lomba ingin mendapatkan nilai baik dan lulus tapi dengan hasil mencontek. Ini tidak jarang lagi tapi sudah memang adat Indonesia.

Kamis, 15 Maret 2012

Ingin Khusyu' Shalat, Pahami Bacaan Shalatmu !


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Memahami bacaan shalat serta merenunginya merupakan salah satu jalan untuk meraih kekhusyu'an. Bahkan menjadi salah satu jalan utamanya. Rasanya orang yang jahil terhadap makna-makna yang dibacanya dari Al-Qur'an dan dzikir-dzikir dalam shalat sangat sulit sekali untuk mendapatkan kekhusyu'an. Hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Muhammad Shalih al-Munajid dalam 33 Sababab Lil Khusyu' Fish Shalah, pada urutan ke empat.

Minggu, 11 Desember 2011

Sinkritisme Tahlil

Masyarakat kita, biasa mengadakan tahlil harian untuk saudaranya sesama muslim yang meninggal dunia. Tahlil itu sering diadakan secara estafet. Maksudnya, ada tahlil pada hari pertama, kedua, hingga hari ketujuh dari hari wafatnya seseorang. Setelah itu, pada hari keempat puluh, hari keseratus, hari genap setahun (haul) hingga hari keseribu.

Kebiasaan ini sering dipermasalahkan dan dihubungkan dengan akidah Islam. Umumnya, orang sering bertanya: "Apakah tahlil harian itu memang ada dalilnya? Di zaman Nabi, tahlil semacam itu apa pernah diselenggarakan? Bahkan ketika Nabi wafat, apa keluarga dan para sahabatnya juga melakukan hal yang sama?"

Senin, 21 Maret 2011

THE BIG 3 OF IDEOLOGY : ISLAM, KAPITALIS, SOSIALIS.

Kata ideologi tentu sudah tidak asing bagi kita, karena sejak SD, SMP, SMA sudah mempelajainya walaupun tidak terlalu paham tapi setidaknya pasti ada beberapa hal yang masih melekat di ingatan kita. Sebenarnya apa sih Ideologi itu dan ada berapa Ideologi di jagad raya ni? Mabda (ideologi) adalah ide dasar yang menyeluruh mengenai alam semesta, manusia, dan kehidupan. Yang didalamnya mencakup dua bagian yaitu fikrah dan thariqah, dimana fikrah ialah ide dasar yang bersifsat menyeluruh dan menjadi asas karena ide dasar tersebut menjadi aqidah bagi mabda atau dengan kata lain fikrah ialah berbagai pemecahan masalah hidup.

Nasionalisme

Umat Islam memang disebut Allah SWT sebagai khayru ummah (umat terbaik) yang diturunkan di tengah manusia. Namun secara factual siapa pun tahu, umat islam saat ini –dibidang politik, ekonomi, pendidikan, sosial maupun budaya- bukanlah umat terbaik. Banyak faktor penyebabnya, namun salah satunya yang paling menonjol adalah karena perpecahan. Penyebab utama perpecahan itu adalah Nasionalisme.

Selasa, 05 Oktober 2010

Pemuda dan Kebangkitan Umat

Ketika kita berbicara mengenai kebangkitan, hal pertama yang harus diketahui adalah makna bangkit itu sendiri. Banyak kalangan yang salah mengartikan makna bangkit dalam konteks yang sebenarnya. Kata bangkit pada konteks orang yang duduk berbeda dengan kata bangkit pada mayat yang dibangkitkan pada hari kiamat.
Makna bangkit yang dimaksud disini adalah kebangkitan berfikir dalam mamahami konsep kehidupan, manusia dan alam semesta. Bangkit berarti berubah dari posisi yang rendah kearah yang lebih tinggi. Begitu pun halnya dengan kebangkitan pemikiran seorang manusia.
Kebangkitan berhubungan dengan orang yang membangkitkan, dan posisi para pemuda dalam hal kebangkitan sangat penting. Dari masa ke masa, peran pemuda khususnya mahasiswa dalam kancah kebangkitan pemikiran mempunyai kedudukan yang tidak bisa diremehkan bahkan oleh para politisi negeri. Bisa kita lihat bagaimana peran seorang Al Fatih dalam membebaskan sebuah negeri adidaya pada masanya. Kita juga bisa berpedoman pada seorang Ali bin Abi Thalib yang dengan lantang menyatakan untuk menjadi seorang pembela kebenaran dan menggenggam dienul islam didadanya.
Mahasiswa punya peran strategis dalam proses kebangkitan. Sebagai generasi muda yang penuh dengan kecemerlangan ide dan semangat yang membumbung tinggi, berbagai pergerakan sebagai wadah untuk menyalurkna aspirasi dan ekspresi dari apa yang mereka rasakan di lingkungan sekitar. Tapi apakah yang mereka perjuangkan sudah sesuai dengan cita-cita dan makna kebangkitan mahasiswa itu sendiri yang mendambakan kesejahteraan masyarakat secara umum dan meyeluruh…??
Sebagai seorang mahasiswa muslim yang beraqidahkan islam, sudah sewajarnya kita menjadikan islam sebagai sumber hukum dalam menentukan tolok ukur perbuatan dan pemikiran kita. Tidak akan mungkin kita meneriakkan sebuah ide kebangkitan kepada umat tanpa dasar dan landasan untuk menyelesaikan problematika umat secara menyeluruh dan mendasar. Karena itu di perlukan landasan ide yang tidak hanya sebatas pada pemikiran manusia secara lahiriah menuruti hawa nafsunya tetapi juga berdasar pada wahyu Allah.
Seperti kebangkitan yang dicetuskan para pemuda Indonesia dalam sumpah pemuda pada 28 oktober 1928 silam tidak menyisakan apa-apa kecuali hanya sebatas kenangan sejarah bagi bangsia Indonesia. Hal ini terjadi karena ide yang mereka emban hanya untuk kebangkitan sesaat dan tidak mendasar pada kebangkitan yang sesungguhnya.
Penyatuan suara dan penyamaan langkah gerak mahasiswa muslim Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya sangat diperlukan karena dengan kesamaan persepsi antar mereka akan tercipta kesatuan yang kokoh. Seperti yang tergambar pada peristiwa Kongres Mahasiswa Islam Indonesia (KMII) di Jakarta pada 18 oktober 2009. Moment ini akan terus mengingatkan kita akan perjuangan mahasiswa dan generasi muda secara khusus tentang arti perjuangan yang sesungguhnya. [s-R]

Sabtu, 31 Juli 2010

FREEMASONRY, KONSPIRASI, DAN BUAH CERI

Jaringan super rahasia yang terbesar dan terpengaruh didunia, ana kaget kenapa jaringan besar ini sewktu ana tanya kepada ikhwah fillah, mereka menjawab yang intinya sama “Apaan tuh?”, “Ga tau”, memang gaswat sampai teman-teman ana yang pintarpun jawabnya begitu (huu, jangan GeEr). Apakah begitu rahasianya sehingga kita jarang yang tau, menurut ana enggak, mungkin ga peduli.
FREEMASONRY
Free artinya bebas dan mason artinya pembangun atau juru bangun, tujuan utama mereka yaitu membangun kembali haikal Solomon yang mereka klaim tempat awal berdirinya haikal Solomon yaitu sekarang dibangunnya Al-Aqsa, jadi tujuan mereka pertama adalah MENGHANCURKAN AL-AQSA, jadi apa yang sudah kita lakukan untuk menyelamatkan kiblat pertama kita? Do’a?.
Sejarah freemasonry yang paling kuat adalah berawal masa Ordo Knight of Templar, atau tentara miskin karena lambangnya dua tentara menunggangi satu keledai, tetapi mereka tidak miskin atau hanya awalnya saja. Setelah konsili Clemont dan Pau Urbanus menyerukan perang suci (crusade), dengan sadis selama dua hari 40.000 penduduk Palestina tewas dibantai.
Apa tujuan mereka? Tentu emas! Bahkan mereka membelah perut korbannya untuk melihat apakah emasnya ditelan oleh korbannya. Freemasonry didirikan oleh kesatria Perancis yaitu God frey de st omer dan Hugh de Pavens. Walaupun mereka memakai topeng kesatria kristen tetapi itu hanya samaran mereka, mereka tetap berpegang teguh dengan doktrin Yahudi terutama Kabbalah (Sihir hitam yang hanya dibacakan tanpa ditulis).
Mereka mendadak menjadi kaya raya dengan cara mengontrol para peziarah yang datang ke Palestina dan merekrut anak bangsawan waktu itu dan mereka lah yang memperkenalkan sistem perbankan pertama kali, bahkan mereka menjadi bankir para Paus dan Raja. Freemasonry resmi mengumumkan dirinya pada tanggal 24 Juni 1717 dirumah Anderson, seorang kepala gereja protestan di London.
Freemasonry sekarang sudah banyak sekali gabungannya termasuk Illuminati dan skull and bones atau yang dikenal sebagai bajak laut (Bush adalah anggotanya), tetapi intinya kita harus memasukkan mereka kedalam agama paganisme, agama yang sebenarnya banyak pengikutnya walupun secara ga sadar mereka ikut agama paganisme, simbol salib, ibadah hari minggu, lambang gereja vatikan, lambang menara di setiap negara termasuk Monas, aliran Ahmadiyah, aliran Kebatinan, angka keramat 13, 666, dan masih banyak lagi.


FREEMASONRY SEKARANG
Kita akan coba memfokuskan tentang Freemasonry sekarang, dalam protokol zion disebutkan, Ekonomi dan Politik adalah hal yang harus mereka kuasai dan media massa adalah pengaman bagi mereka untuk menutupi kejahatan mereka ( Ingat : Jangan percaya dengan berita yang ada di televisi, apa yang ada di TV, Bioskop SEMUA dikontrol orang kafir, hanya sedikit yang lolos).
21 Desember 2012 adalah tujuan mereka yang dekat saat ini, dalam situs resmi mereka dikatakan bahwa yang intinya akan banyak sekali bencana alam yang terjadi bahkan sampai alien yang akan menyerang bumi dan asteroid yang menuju bumi. Tetapi itu hanya tanggal batas waktu mereka, mereka sudah menjalankan skenarionya dimulai dari dahulu.
Pengurangan populasi, tujuan mereka yang pertama adalah pengurangan populasi penduduk, menurut mereka jumlah penduduk bumi tidak boleh lebih dari 500 juta jiwa dan berarti mereka harus membunuh 5.5 milyar penduduk yang lain. Program yang mereka gunakan yang pertama adalah keluarga berencana (KB), lalu meracuni makanan kita melalui flouride, MSG, steroid de el el
Contoh seperti steroid, ayam goreng yang kita jumpai disetiap resto-resto junkfood, ayam yang mereka gunakan adalah ayam yang selalu disuntik steroid secara berkala, dan ayam yang disuntik steroid secara berkala mereka akan gemuk bahkan tidak bisa jalan lagi, semenjak menetas sampai dua bulan kemudian mereka siap dipotong, (wauw ayam umur dua bulan udah dipotong).
Steroid tidak akan bisa hilang walupun dimasak, steroid yang tidak bisa hilang membuat kita juga cepat gemuk, bahkan di perkotaan anak lebih cepat besar bahkan sampai obesitas karena pengaruh steroid, tetapi gemuk yang mudah sakit bukannya sehat, gemuk yang membuat malas, gemuk tempat sarang penyakit. Makanya jangan asing lihat tubuh bule banyak yang raksasa tapi gampang sakit. Jadi masih niat mau makan di McD, KFC, dan lain-lain?.
“Menurut perhitungan WHO dan FAO, jika proyeksi mereka ini berjalan tanpa hambatan berarti, WHO dan FAO memproyeksikan-ini terdapat dalam panduan mineral dan vitamin mereka-ketika diimplementasikan pada 31 Desember 2009, maka akan berdampak pada minimum kematian sekitar 3 milyar jiwa. Satu milyar lewat kematian secara langsung, mereka ini adalah orang-orang yang gagal dimata korporasi dunia dan sisanya, 2 milyar jiwa, akan menemui kematian akibat penyakit yang sesungguhnya bisa dicegah, yakni kurang gizi.”( Dr.Laibow)
Kuota caleg perempuan, Kuota yang ditetapkan negara sebesar 30 % termasuk cara orang pagan menghancurkan manusia, dengan begini banyak wanita yang meninggalkan kewajiban utamanya sebagai ummu madrasatun ‘ula, sang pendidik utama dalam keluarga, perpustakaan pertama sang anak. Suatu hal yang b*llsh*t kalo mereka bisa berhasil mendidik anak, pergi pagi pulang dini hari karena sering rapat, dan akhirnya menyerahkan anaknya ke pembantu.
Perempuan harus punya aktivitas dan ga dilarang punya aktivitas diluar, tetapi jangan pernah lupakan tugas antuna sebagai Ustazah bagi anak-anak, jangan gara-gara kegiatan diluar, pendidikan antuna kalah dengan pendidikan di TV dan teman-temannya. Dan masih banyak lagi cara mereka untuk menghancurkan manusia, seperti krisis global tetapi negara tetap mengadakan pilkada, pilpres dan lain-lain yang sangat menguras keuangan negara, Jangan anggap ini kebetulan.
“Kita harus memberikan semangat agar para aktivis partai saling berebut kursi pemerintahan” (Protokol zion, protokol ke -3)
lalu mengapa tanggal 21 Desember 2012 ?, Menurut suku-suku puncak kaum pagan ( Aztec, Hopi, Mesir Kuno de el el) melihat dari penanggalan mereka, tanggal itulah dimana bergantinya the acient world order menuju the new world order,.
Oleh karena itu untuk menyambut tatanan dunia baru mereka menyiapkan diri, dan melaksanakan rencana mereka untuk memimpin dunia dan mempunyai pemimpin yang sangat hebat yang orang islam sebut dajjal. Freemasonry menganggap bahwa agama yang ada hanya satu yaitu lucifer, jadi mereka harus menghancurkan tiga agama samawi.
Mereka menggganti Taurat Musa AS dengan Talmud, merusak agama Nasrani Isa AS dengan menyusupkan Paus dengan agama kristennya, dan merusak Islam dengan menyusupkan Abdullah bin Saba’. Intinya mereka membuat aliran-aliran sesat disetiap agama samawi untuk merancukan agama tersebut.
Tentu dendam kesumat mereka kepada Gereja karena mereka telah dibantai atas suruhan Gereja, membuat mereka begitu bernafsu menghancurkan gereja, lalu mereka juga menghasilkan cerita Holocaust yang membuat orang Eropa harus “membayar hutang” kepada mereka. Holocaust sama dengan Santa Claust, sama-sama bohong.
APAKAH MEREKA KETURUNAN YAHUDI?
Nabi Yakub AS mempunyai 12 anak yang semuanya adalah nenek moyang kabilah Yahudi (Al-A’raaf:160), lalu mengapa ada 13 keturunan Yahudi? Dari mana keturunan satu lagi? Bisa dibilang inilah Yahudi jadi-jadian. “Mereka adalah Yahudi Khazar yang melarikan diri, Khazar adalah kabilah ke-13”,
“Mayoritas kaum Yahudi sekarang ini bukan berasal dari 12 kabilah keturunan Yakub (AS) sebagaimana kisah tentang mereka dalam Al-Qur’an dan Taurat. Bahkan mereka itu telah menyimpang dari kabilah Khazar, kabilah ke-13. Keturunan mereka ini bertebaran diseluruh Eropa Timur, artinya mereka bukan berasa dari Palestina tetapi dari Kaukasus dan Asia Tengah.” (Arts Kistler, The Thirteenth Tribe)
“Bahkan Uang satu dollar Amerika adalah mata uang mereka, bukan mata uang Amerika”
Mereka membuat kekuatan yang ada (tesis) untuk menyebakan adanya kontra kekuatan (anti-tesis), hasilnya konflik diantara kedua kekuatan untuk menciptakan sistesis (Itulah teori mereka tentang adu domba)
10 Program Freemasonry
Program Pertama
Program pertama dalam istilah Freemasonry dinamakan Takkim, Yaitu menghancurkan agama samawi dari dalam, dengan cara merancukan ajaran setiap agama dan membuat bid’ah-bid’ah
Program Kedua
Program kedua dinamakan Shada dalam istilah Freemasonry berarti membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia, mirip seperti Takkim tetapi seperti mendirikan agama baru dengan tetap menggandeng ajaran agama lain (Ahmadiyah)
Program Ketiga
Program ketiga dinamakan parokim, dalam istilah Freemasonry berarti membuat gerakan yang bertentangan dan melestarikan teori-teori kufarat seperti Teori Darwin, Plato de el el
Program Keempat
Program keempat dinamakan Libarim, dalam istilah Freemasonry berarti melenyapkan moral-moral yang mengekang kebebasan seksual, seperti mengambangkan pendidikan seks, kesetaraan gender, dan Mengorganisir kaum lesbian, guy, lutherian serta pengakuan hak mereka dalam hukum.
Program Kelima
Program kelima dinamakan Babill, dalam istilah Freemasonry yakni memupuk asas kebangsaan setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi.
Program Keenam
Program Keenam ini dinamakan Onan dalam istilah Freemasonry, mengekang pertumbuhan bangsa Goyim (Non-Yahudi) dengan KB, Aborsi legal de el el dan Menyuburkan perempuan-perempuan Yahudi.
Program Ketujuh
Program ketujuh dinamakan protokol. Dalam istilah Freemasonry, protokol khusus untuk program bangsa Yahudi dalam Suhyuniah (zionisme) yang dimulai dengan pengantar protokol.
Isi protokol adalah tentang rencana Yahudi untuk menguasai dunia, diantaranya penghancuran ekonomi suatu negara, penghancuran moral suatu bangsa dan banyak lagi. Dengan program protokol bangsa Yahudi dapat menjadi penguasa ekonomi dunia, pengatur Politikdan penerangan dunia.
Program Kedelapan
Program kedelapan ini disebut Gorgah, dalam istilah Freemasonry adalah untuk merusak para pemimpin negara, ulama dan partai, mereka harus dijerumuskan dalam pasar seks dengan seribu satu jalan. Pepatah Yahudi mengatakan “jadikanlah perempuan cantik untuk alat suatu permainan siasat.”
Membuat jerat dan jala seks bagi seseorang yang terhormat. Jika namanya disiarkan sehingga kehormatanya jatuh, lalu menyebarkan agen Kasisah, yaitu intel Fremasonry untuk menghancurkan martabat lawan ditempat-tempat maksiat dan mendirikan gedung perjudian terbesar dan modern.
Program Kesembilan
Program kesembilan dinamakan Plotisme yaitu mendidik alim ulama dalam Plotis yang pahamnya terapung ambang lalu disebarkan sebagai tenaga pengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga Islam dan diangkat menjadi anggota kehormatan Freemasonry.
Program Kesepuluh
Program kesepuluh ini dinamakan Qornun, dalam istilah Freemasonry :
* Orang-orang yang terpilih yang berbahaya bagi Freemasonry didukung agar menjadi kaya sehingga bergelimang harta, tetapi akhirnya di peras secara halus oleh suruhan Freeemasonry
* Memberi dana pendidikan bagi pendidikan agama dalam hal berniaga, bertani, dan sebagainya sehingga mereka sibuk dalam keduniaan
* Lawan-lawan Freemasonry agar terjerat riba dan bank Freemasonry
* Menghasut dan memberi jalan dengan berbagai cara agar para pejabat bank diluar bank Yahudi melakukan korupsi sehingga bank tersebut hancur dan kelak bank itu dibantu oleh bank Freemasonry dengan ikatan yang kuat. Bank itu akan berisi kembali dengan tujuh puluh lima persen modal Yahudi. Kemudian pemimpin bank dan karyawan tersebut diberi ajaran Freemasonry dan menjadi anggotanya.
Lalu apa yang sudah kita persiapkan untuk menyongsong mereka, masih mau santai dan berleha-leha sampai mereka menindas kita secara fisik?. Dan buah ceri adalah buah yang imut dan warnanya menggoda dan memang tidak ada hubungannya dengan freemasonry. [_cB_]_[ taken from Forum Konspirasi Langit ]

TDL Naik, Rakyat Menderita, Pemerintah Berpesta Pora

Sejumlah masa meneriakkan turunkan BBM.. turunkan BBM... Sungguh miris melihat ribuan orang berjejal melakukan demonstran agar pemerintah mendengarkan kata-kata mereka. Namun, bagaimana reaksi pemerintah? Mereka hanya menanggapi dengan kalimat yang sedikit memberi secercah harapan. Sebuah harapan yang tak kunjung terwujud. Aneh tapi nyata, pernyataan yang keluar dari mulut pemerintah sejenak mampu menyihir rakyat dengan guyonan yang dikemas secara mantap, dengan lantang dan percaya diri pemerintah berdalih akan mensejahterakan rakyat dan berupaya agar tidak terjadi lagi pemadaman listrik. Usut punya usut, ternyata pernyataan itu penuh dengan kebohongan. Listrik masih padam dan tarifnya semakin mahal. Mana janji-janji itu, mana lantunan manis yang keluar dari mulut pemerintah. Mereka bisanya hanya menjadi pengumbar janji, agar rakyat percaya dan menerima saja kenaikan TDL tanpa ada kericuhan.
Sungguh ironis, janji palsu itu terus saja bergulir seakan tanpa hambatan. Akhirnya rakyat semakin menderita. Mereka, golongan yang mampu biasa saja menanggapinya, mungkin kenaikan itu tidak seberapa dengan kekayaan yang mereka miliki. Namun, bagaimanakah nasib mereka yang perekonomiannya dibawah standar bahkan mencemaskan. Mereka hanya bisa gigit jari, tanpa mampu berbuat apa-apa. Rakyat yang miskin semakin menderita, akibat kenaikan TDL tersebut. bahkan ada sebagian diantara mereka berpikir lebih baik dicabut saja listrik di rumah mereka daripada terjerat dengan hutang. Lagi-lagi penderitaan yang dirasakan, adakah pemerintah menelaah hal ini. konyol memang, tetapi pemerintah malah acuh saja. walaupun tudingan terhadap pemerintah tidak henti-hentinya meluncur dari segerombolan khalayak, mereka tidak menggubrisnya.
Pasokan BBM semakin menipis dan harganya di atas langit, banyak rakyat tidak mampu membeli dan akhirnya berakibat kekurangan gizi, hal itu berakibat lagi generasi penerus semakin bodoh lantaran gizinya tidak terpenuhi. Yang lemah semakin lemah, yang kuat semakin kuat. Akhirnya banyak tindak kriminal terjadi dimana-mana, untuk mencukupi kebutuhan mereka rela mencuri, membunuh dan banyak menjadi bandit narkoba. Barang haram tidak mereka hiraukan lagi, hanya ingin mendapatkan sesuap nasi. Dimanakah janji manis yang sering dilontarkan pemerintah, semuanya hanya omong kosong belaka.
PHK bertebaran bagai daun kering yang jatuh dari pohonnya, karena pabrik yang menampung mereka bekerja tidak mampu menahan pembengkakan pengeluaran akibat kenaikan TDL. Sekali lagi penderitaan semakin menjadi-jadi, bagaimana pemerintah menyikapinya, tentu dengan memalingkan wajah tanpa menggubris dan berlalu begitu saja. masa bodoh, yang penting kenikmatan terus menghampiri mereka. Ah, sungguh arogan pemerintah kita.
Bagaimanakah pandangan Islam terkait dengan kenaikan TDL? Islam agama yang sempurna, rahmatan lil alamin. Penaung seluruh umat, pelipur lara. Dengan Islam kenaikan TDL tidak akan terjadi. Banyak potensi yang bisa dimanfaatkan tanpa harus menaikkan TDL. Banyak solusi yang bisa ditempuh dengan akal dan pikiran yang jernih. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud berikut
“Kaum Muslim bersekutu dalam tiga perkara yaitu padang rumput, air dan api” (HR. Abu Dawud)
Dengan perpatokan dari hadits di atas, sehingga dalam hal ini Islam sesungguhnya memberikan solusi yang luar biasa. Sebenarnya, sumber daya alam yang ada bisa dikelola secara maksimal, seperti halnya dengan penggunaan gelombang laut, angin, ataupun tenaga nuklir. Banyak pakar dan ahli dalam bidangnya yang mampu mengatasi masalah ini. Alhasil jika hal ini diterapkan rakyat akan sejahtera secara merata.

Senin, 28 Juni 2010

Bukalah Mata Untuk Problema Pendidikan!!!

Afifah Nur Sholeha
Mahasiswi S1 FKIP Fisika
Unlam

Pendidikan mutlak diberikan kepada setiap individu. Seperti beberapa hadits Rasulullah saw. “Menuntut ilmu wajib atas tiap-tiap kaum muslimin”, hadits lainnya “Tuntutlah ilmu sampai ke liang lahat” serta “Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina”. Akan tetapi kewajiban menuntut ilmu bukan hanya berlaku bagi kaum muslimin, melainkan bagi seluruh umat.
Begitu sempurna hukum alam di dunia ini masalah sekecil apapun ada sandaran atau dasar hukumnya, sehingga alam ini bergerak secara harmonis dan indah. Subhannallah!!! Namun, kesadaran masing-masinglah yang memanfaatkannya, maksudnya apakah semua ilmu di dunia ini dikuasai atau hanya ilmu tertentu saja. Menurut hemat penulis, apapun bentuk ilmu tersebut ilmu agama maupun ilmu umum (Al-bayan) wajib dituntut. Agar kehidupan dunia dan akhirat berjalan dengan seimbang.
“Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Itulah pepatah yang sering kita dengar. Pepatah ini menyiratkan makna betapa kuat dan pentingnya peran dan kedudukan guru di masyarakat. Bahkan di Jawa terminologi guru dimaknai sebagai sebuah akronim dari digugu yang berarti dipercaya atau selalu didengar ucapannya, dan ditiru yang diartikan dicontoh atau selalu menjadi panutan.
Dengan pemaknaan seperti itu, tidak saja menempatkan guru bukan saja sebagai seorang pengajar atau teaching dalam bahasa Inggris, namun lebih dari itu sebagai seorang pendidik. Profesi guru mendapatkan tempat tersendiri di tengah masyarakat. Guru memiliki peran yang strategis dalam proses pendidikan anak bangsa. Sehingga Orang yang menyandang profesi guru, memiliki strata sosial yang tinggi, karena menjadi guru merupakan cita-cita luhur.
Akan tetapi persepsi masyarakat terhadap guru yang mulia itu, hanya terjadi pada masa penjajahan dulu. Tetapi pada era pasca kemerdekaan kepercayaan masyarakat terhadap guru justru mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan tingkat kompetensi dan profesionalisme guru juga mengalami penurunan. Terlebih lagi ada kekuatan politik yang ikut memanfaatkan guru untuk kepentingan mereka. Selain itu pula kegagalan yang terjadi tersebut dikarenakan guru sendiri mengalami penurunan tingkat kompetensi dan profesionalisme sebagai pendidik.
Penurunan kualitas guru membawa dampak penurunan kualitas pendidikan nasional. Paradigma pendidikan yang hanya menekankan mengembangkan aspek kognitif semata. Serta pembinaan guru yang lebih mengedepankan pendekatan birokratis merupakan faktor yang menjadikan guru tidak kreatif. Sehingga, dalam hal ini guru tak ubahnya seorang bawahan yang harus menerima perintah atau komando.
Profesi guru adalah progesi mulia, profesi luhur yang patut kita berikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya. Lebih dari itu, sebagai seorang profesional, guru memiliki peran dan fungsi yang strategis untuk kemajuan bangsa. Satu harapan yang tak berlebihan. Pasalnya, memang di tangan gurulah membangun generasi penerus yang berkualitas, cerdas, beriman, berkepribadian, dan memiliki daya saing tinggi.
Apakah yang kita hadapi saat ini? Maka jawabnya, adalah krisis global pemikiran. Dalam artian kita menghadapi kemiskinan ilmu pengetahuan di masyarakat. Pada umumnya masyarakat yang tinggal di pedesaan, pedalaman atau keterbelakangan dalam ekonomi, mereka menganggap pendidikan tidak begitu penting. Bagi mereka yang penting adalah memenuhi kebutuhan ekonomi untuk hidup. Bagaimanakah menghadapi kenyataan seperti itu, seandainya hal tersebut berada di depan mata kita. Memang masalah ekonomilah yang menghambat perkembangan pendidikan itu sendiri. Apakah tindakan kita sebagai masyarakat pemerhati pendidikan? Akankah kita memaksa mereka untuk bersekolah sedangkan paradigma mereka sendiri menganggap sekolah tidak begitu penting, walaupun sekarang pembayaran SPP sudah ditiadakan namun, bagaimana dengan buku-buku pelajaran. Walaupun juga tersedia perpustakaan, belum tentu pula sarana nya memadai dalam artian buku-buku yang tersedia kurang begitu lengkap. Belum lagi di tambah tenaga pendidik yang kurang begitu menguasai suatu bidang studi yang mereka ajarkan, akibatnya siswa bukan mendapatkan sesuatu yang mereka harapkan malah sebaliknya. Saatnya kita membuka mata atas problema-problema yang berada ditengah kita.
Terkait dengan masalah perekonomian yang menghambat pendidikan masyarakat terkadang berpikir, yang bias sekolah hanya orang-orang yang berduit saja. Walaupun orang yang kurang mampu memiliki kemampuan akademis yang bagus, banyak dari kalangan mereka yang mengurungkan niat untuk bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi hanya karena anggapan tersebut. Bahkan lebih fatalnya hal tersebut memang sering terjadi di sekitar kita dan memang terbukti adanya.
Sementara di era global seperti saat ini, perubahan itu telah mengantarkan pada masyarakat berpengetahuan (knowledge society), di mana peranan ilmu pengetahuan serta penggunaan teknologi dan informasi dan komunikasi akan dominan. Bagi Bangsa Indonesia hal menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya , fakta menunjukkan sebagian besar masyarakat Indonesia masih berciri agraris dan belum sepenuhnya mampu mengembangkan pesat dan menjadi penggerak utama perubahan masyarakat
Apapun bentuknya sebagai pemerhati pendidikan kita jangan memandang sebelah mata terhadap daerah-daerah yang belum memiliki prasarana yang lengkap, jangan hanya mengandalkan sekolah tertentu untuk dijadikan dasar dalam perkembangan pendidikan di suatu daerah. Sekolah yang terbelakang belum tentu tidak memiliki kualitas siswa yang handal. Akan tetapi tempat penyaluran bakat dan minta mereka kadang terbatas. Mereka lah yang perlu mendapatkan perhatian lebih, diharapkan pula pendidik bukan hanya memberikan ilmu yang bersangkutan dengan bidang studi yang diajarkan, melainkan juga harus memberikan motivasi, dan membuat mereka agar tidak jenuh dengan apa yang kita berikan. Motivasi yang diberikan berlaku untuk seluruh siswa agar satu sama lain agar tidak ada yang merasa mendapat perhatian yang lebih (pilih kasih), karena hal tersebut membuat perkembangan mental siswa yang kurang diperhatikan menjadi terganggu.

Kamis, 21 Januari 2010

Borok Hukum Sekuler Semakin Nyata

Oleh:
(Koordinator Departemen Opini & Syi’ar Angkatan Muda Baitul Hikmah, Unlam Banjarmasin)

Di tengah keapatisan rakyat atas proses hukum kasus Century oleh Pansus 9 di DPR, kini publik kembali disuguhkan aib, kebobrokan sistem hukum di negeri ini. Sejak senin (11/1) media-media informasi, memberitakan adanya “istana” di dalam Rutan Pondok Bambu, Jakarta. Hal ini diketahui setelah Satgas Pemberantasan Mafia Hukum melakukan inspeksi ke rutan-rutan, termasuk di dalamnya Rutan Pondok Bambu, Jakarta tempat Ayin menginap sementara menjalani hukuman. Artalyta Suryani lah atau yang dikenal juga dengan Ayin nama sapaannya, yang memerankan lakon sebagai penghuni “istana” tersebut. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, dia dikirim ke penjara oleh pengadilan karena terbukti melakukan rekayasa dan penyuapan terhadap jaksa Tri Urip Gunawan dalam kasus persidangan kasus BLBI beberapa tahun lalu.
Disaat sel lapas penuh dengan penghuninya yang berjubel, nyonya Ayin sendirian dapat menikmati kamarnya yang ada di rutan dengan enjoy. Bukan sembarang kamar tahanan, apalagi sel tahanan, melainkan sebuah kamar menyerupai kamar hotel berbintang yang dilengkapi fasilitas yang wah: sebuah spring bed empuk untuk tidur, televisi untuk nonton dan karokean, alat gym untuk merawat tubuh, serta kamar mandi yang lain dengan kamar mandi para tahanan lainnya.
Media-media pun tak ingin hilang kesempatan memblow-up temuan ini. Pihak-pihak yang dianggap kapabel membahas masalah ini ditanya tanggapannya. Dalam wawancara yang dilakukan oleh TV One dengan salah seorang anggota Komisi III DPR Fraksi PDI P, Panda Nababan, mengatakan sebenarnya masalah ini bukanlah sebuah fenomena yang baru. Sebelumnya pun juga ada elit atau pejabat yang di-rutankan yang selnya dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas mewah.
Memang, temuan ini bukanlah fenomena baru. Bahkan, penemuan akan perbedaan fasilitas antara napi dari kalangan elit dengan kalangan bawah sudah jadi rahasia umum. Tidak hanya itu, pembinaan yang dilakukan terhadap para tahanan pun dianggap longgar, bahkan terkesan tidak dibina, meskipun tidak semua lapas. Sehingga ada pameo di masyarakat, masuk penjara tidak lagi membuat orang tobat, tapi malah jadi kumat. Apalagi dalam sebuah stasiun TV swasta, ditanyangkan bagaimana penghuni di sebuah lapas yang ada di Makassar dengan mudahnya melakukan kegiatan kriminal seperti bermain judi dan pesta narkoba.
Kalau sudah seperti ini, maka lapas bukanlah lagi sebagai wadah pembinaan para tahanan agar berhenti mengulangi kesalahannya ketika telah menghirup udara. Lapas hanyalah sekedar sebagai tempat formalitas menjalani hukuman, apalagi bagi para elit sel tahanan bisa disim-salabim menjadi kamar seperti di hotel atau di rumah sendiri hanya dengan materi. Padahal lapas dianggap sebagai media sanksi atas pelanggaran-pelanggaran hukum, yang dengannya pelaku diharapkan jera. Sementara sanksi ditujukan agar tidak terjadi pelanggaran norma di masyarakat dalam bentuk apapun. Jadi, bagaimana keteraturan masyarakat akan tercipta jika kondisinya seperti ini?
Akan tetapi, permasalahan tidak sekedar pada lapas saja, tetapi meliputi penerapan hukum secara menyeluruh atau sistemnya. Fenomena bahwa hukum dapat dibeli oleh kalangan elit semakin tidak bisa ditutup-tutupi lagi. Bagaimana keberpihakan hukum sekuler terhadap kalangan elit begitu ironi sikapnya terhadap kalangan rakyat biasa. Begitupun dengan mafia hukum yang menjual hukum semakin menguatkan betapa kebobrokan sistem hukum negeri ini telah begitu memuakkan. Hal ini mengingatkan penerapan hukum pada masa Romawi, ketika hukum dibedakan untuk si kaya dan si miskin.
Keadilan menjadi terasa langka dan hukum yang ada juga tidak memberi efek jera. Padahal ketenangan lahir, salah satunya karena ada keadilan, dan keamanan dicapai dengan ketiadaan pelanggaran hukum atau paling tidak meminimalisirnya. Manusia akan berusaha untuk mendapatkannya. Hanya saja agar keadilan dan keamanannya tercapai manusia tidak bisa membuat hukumnya sendiri. Hal ini karena hukum yang dibuatnya bisa tercampur dengan kepentingannya secara pribadi ataupun golongan, atau bisa dirubah-rubah jika menghalangi kepentingannya. Sehingga diperlukan sebuah perangkat sistem hukum yang menjamin hukumnya “independen” dari kepentingan manusia.
Islam sebagai sebuah peraturan hidup, tidak luput perhatiaannya terhadap problematika-problematika yang dihadapi manusia. Dengan kata lain Islam memberikan petunjuknya atas manusia bagaimana memenuhi kebutuhan serta menyelesaikan problematika yang dihadapi, termasuk dalam aspek hukum, yang sistem hukumnya “independen” dari kepentingan manusia, karena telah ditentukan oleh Allah swt, sebagai Dzat Yang Mengatur.
Sistem hukum dalam Islam terpancar dari aqidah Islam, yang berasal dari wahyu. Sanksi dalam Islam berfungsi sebagai pencegah dan penebus. Pencegah berarti membuat manusia terhalang dari kehendak untuk melakukan pelanggaran hukum. Sedangkan penebus, sanksi hukuman atas pelanggaran yang dilakukan manusia akan menggugurkan dosanya di akhirat, dan dia diampuni atas pelanggaran hukumnya. Sistem hukum Islam yang diberlakukan terbuktidapat mencegah tindak kejahatan atu pelanggaran hukum. Penerapan syari’ah Islam secara menyeluruh selama kurang lebih 13 abad pada masa Kekhilafahan hanya mencatat 200 kasus kriminal. Begitu juga penerapan Perda Syari’ah di Bulukumba pada tahun 2001 telah menurunkan tingkat kriminalitas sebesar 85%, (www.antara.co.id). Apalagi Islam tidak melakukan diskriminasi perlakuan hukum terhadap elit atau rakyat biasa. Selain itu Islam juga sangat memperhatikan masalah kemiskinan sebagai salah satu faktor yang mendorong kriminalitas.
Sekarang, tinggal kita menentukan, bertahan dengan sistem hukum yang rusak yang semakin waktu menguak boroknya? ataukah dengan Sistem Islam yang jika diterapkan menyeluruh akan memberikan keadilan hukum, keamanan, dan kesejahteraan? Wallahu’alam bi ash shawab. []

Rabu, 13 Januari 2010

HIJRAH, MENUJU KHILAFAH DAN ISLAM KAFFAH

“Sesungguhnya, siapa saja yang dengan cermat mengamati keadaan dunia sebelum diutusnya Muhammad saw. maka dia akan menemukan dunia berlalu dengan diwarnai berbagai kerusakan, dominasi kedzaliman, dan tenggelamnya dalam kesesatan-kesesatan”. Demikian ungkapan pertama Prof. DR. Muh. Rawwas Qol’ahji ketika memulai tulisannya mengenai Sirah nabawiyah dalam karya beliau yang terkenal Sirah nabawiyah: Sisi Politis Perjuangan Rasulullah saw.
Benar, pada momentum peringatan tahun baru hijriyah ini rasanya tidak afdol kalau kita tidak membicarakan perjalanan dakwah Taladan Utama kita bersama para sahabatnya . Bagaimanapun juga, penanggalan hijriyah dalam Islam sangat erat kaitannya dengan hijrahnya umat Islam pada masa itu. Penanggalan dalam Islam nyatanya dimulai dengan mengambil waktu setelah hijrahnya umat Islam.
Namun, para pembaca sekalian tentu sebelum hijrah ada kondisi yang juga harus kita ketahui. Dengan kata lain Rasul dan para sahabatnya telah jauh berjuang sebelum hijrah itu terjadi.
Sebelum Rasul saw dan para sahabat berhijrah, secara umum paling tidak ada tiga tahapan yang dilalui yang terbagi menjadi periode Mekkah dan periode Madinah. Tahap pertama adalah pembinaan (tatsqif) dan pengkaderan (taqwin). setelah Rasul saw menerima wahyu untuk mendakwahkan Islam ke tengah-tengah masyarakat Arab, Rasul mengajak orang-orang terdekat untuk masuk Islam. Rasul mengajak isteri beliau, Khadijah, sepupu beliau Ali bin Abi Thalib, pembantu beliau Zaid, dan sahabat beliau Abu Bakar untuk masuk Islam dan mereka pun beriman. Kemudian dari Abu Bakar ra, masuk Islam pula Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, Zubair bin Awwam, Thalhah bin Ubaidillah dan Saad bin Abi Waqash. Setelah assabiqun al awwalun ini kemudian beriman pula penduduk Mekkah lainnya secara bergelombang. Pada tahapan ini Rasul melakukan pembinaan kepada para sahabat, membina semua orang yang memeluk Islam dengan hukum-hukum agama dan meminta mereka untuk menghapalkan al-Quran. Rasul mengajarkan Islam di rumah salah satu sahabat Arqam bin Abi Arqam.
Tahapan yang kedua, adalah tahap interaksi dan perjuangan (al tafaa’ul wa al kiffah). Setelah paman beliau Hamzah bin Abi Muthalib dan juga Umar bin Khattab masuk Islam, Rasul merasa senang dengan kelompok kaum muslim saat itu telah kuat. Ditambah lagi para sahabat telah memiliki kematangan tsaqofah Islam dan kesadaran yang kuat akan hubungan mereka dengan Allah. Pasca wahyu dari Allah untuk menyampaikan Islam secara terang-terangan turun Rasul pun beserta para sahabat kemudian menampakkan keislaman kelompok kaum muslilm saat itu, dan dakwah pun mulai dilakukan secara terang-terangan terhadap masyarakat Arab. Rasul dan para sahabat menyerang pemikiran-pemikiran jahiliyah yang bathil dengan pemikiran Islam.
Tahapan ini adalah tahapan yang penuh dengan perjuangan dan tantangan keras dari para pemuka kafir Quraisy khususnya. Pada tahap ini banyak para sahabat yang mengalami tekanan dari para pemuka kaum kafir Quraisy termasuk Rasul saw sendiri. Sahabat seperti Bilal disiksa oleh majikannya di padang pasir saat siang bolong dengan menyeret-nyeretnya dan meletakkan batu besar di atas tubuhnya. Keluarga Yasir pun demikian, bahkan isteri Yasir- Sumayah menjadi syahidah pertama setelah wafat saat mengalami penyiksaan.
Pada tahap ini pula Rasul dan para sahabat melakukan perjuangan politik dan juga mencari nushroh (pertolongan) kepada para pemimpin kabilah di Mekkah dan sekitarnya agar Rasul memiliki otoritas dalam menerapkan serta menjamin pelaksanakan Islam secara menyeluruh (kaffah). Rasul mengirim sebagian kelompok dari para sahabat untuk pergi ke Habasyi, ini adalah untuk mengenalkan Islam ke luar jazirah Arab. Selain itu juga Rasul pergi ke Thaif, meskipun beliau tidak berhasil. Rasul juga mengenalkan Islam kepada orang yang berkunjung ke Mekkah, baik yang untuk berdagang atau yang berhaji. Hingga pada suatu musim haji, datanglah sekelompok orang dari kaum Anshar-Madinah yang membai’at Rasul saw menyatakan keimanannya dan ketaatan mereka pada Rasul saw. Inilah baiat Aqobah pertama
Pasca baiat Aqobah pertama, Rasul menugaskan sahabat Mushab bin Umair menyertai kaum Anshar yang telah beriman kembali ke Madinah untuk mendakwahkan Islam di sana. Mush’ab mengenalkan Islam kepada penduduk Madinah dari pintu ke pintu selama setahun, selain itu juga membina para kaum Anshar yang telah beriman. Setelah satu tahun berdakwah di sana, Mush’ab kembali lagi ke Mekkah untuk menemui Rasul saw, menyertainya tujuh puluh lima orang penduduk Madinah yang telah masuk Islam. Baiat Aqobah kedua pun terjadi.
Inilah titik tolak hijrahnya kaum muslim saat itu. Pembaiatan oleh kaum Anshar telah memberikan loyalitas dan otoritas mereka kepada Rasul saw, selaku pemimpin kaum muslim. Penegakkan Islam telah terjamin. Dengan demikian telah ditemukan tempat untuk menerapkan Islam secara menyeluruh terhadap kaum muslim. Hijrahnya kaum muslim dari Mekkah ke Madinah al Munawwar juga menandakan bahwa telah terbentuknya pemerintahan Islam dengan Madinah sebagai wilayahnya dan Rasul sebagai kepala negara dan pemimpin Umat Islam. Berhijrah dari Mekkah –yang kala itu masih didominasi oleh kekuatan kaum kafir Quraisy– ke Madinah sebagai tempat penerapan syaria’at Islam dikatakan juga sebagai perpindahan dari darul Kuffur menuju darul Islam.
Demikian tahapan-tahapan Rasul dan kaum muslim dari sebelum hijrah hingga hijrah. Dimana kondisi yang membedakan adalah penerapan Islam secara kaffah dengan adanya sebuah negara. Mekkah yang waktu itu masih didominasi oleh kekuatan dan kekuasaan jahiliyah telah menghalangi penerapan syari’at Islam secara menyeluruh. Oleh karena itu diperlukan sebuah wilayah (negara) yang menjamin dan menerapakan syari’at Islam, dan ditemukanlah Madinah.
Dari perjalanan sirah Rasul saw ini dapat kita lihat bahwa penerapan Islam secara kaffah memerlukan keberadaan sebuah Negara yang disebut Khilafah, tidak bisa tidak. Karena negaralah yang akan menjamin penerapan, pengawasan, serta penyebaran Islam ke wilayah-wilayah lain. Kondisi sekarang jelas, Islam tanpa negara tidaklah tegak! Bahkan Islam direndahkan dengan mudahnya. Oleh sebab itu kita wajib mengingat konsekuensi keimanan kita, syahadat kita, bahwa Islam harus tegak secara kaffah. Hal itu apat terwujud dengan adanya negara. Ketiadaan Khilafah Islam, berarti menuntut kita, kaum muslim untuk berjuang mendirikannya kembali. Dengan khilafah yang menerapkan Islam secara kaffahlah, Islam sebagai rahmat bagi semesta alam dan seisinnya akan terwujud. Wallahu’alam bi ash shawab.[]hf

CEGAH VIRUS HIV/AIDS DENGAN PENERAPAN ISLAM KAFFAH


1 Desember sering diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Biasanya saat memperingati momen ini dibagikanlah kondom-kondom gratis oleh para aktivis dan simpatisannya. Bisa dibagikan pada pengguna jalan, ada juga yang malah dibagikan pada remaja-remaja SMP dan SMA di sekolahnya. Tentu saja, mereka mengkampanyekan “Pakailah kondom, agar anda tidak terjangkit virus HIV/AIDS. Dengan kata lain kondom adalah solusi untuk terhindar dari virus HIV/AIDS.
Penggunaan kondom memang selama ini menjadi kampanye pemerintah dan LSM yang disokong perusahaan kontrasepsi. Mengkampanyekan kondom kepada masyarakat, terutama kepada para generasi muda menyimpan pesan terselubung, yakni kampanye seks bebas. Seperti yang kita ketahui seks bebas merupakan aktivitas yang dapat menyebarkan virus HIV/AIDS. Dengan kampanye kondom disampaikan lah bahwa “aktivitas seks akan aman, asalkan pakai kondom”.
Menggelikan memang kalau kita membenarkan solusi yang dikampanyekan tersebut. Menjadikan kondom sebagai solusi untuk menghindari penyebaran virus HIV/AIDS jelas keliru, karena pori-pori kondom itu hanya mampu menahan sperma, bukan virus HIV yang ukurannya itu jauh lebih kecil.
Kampanye kondom sebagai pencegahan penularan virus HIV/AIDS mendapatkan penentangan, dan kritik keras dari berbagai kalangan, termasuk oleh praktisi kesehatan sendiri. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dr. Muhammad Usman, AFK, menyebutkan bahwa kampanye tersebut merupakan pembodohan publik untuk menyuburkan perzinaan .Oleh karena itu kata beliau yang dirayakan setiap 1 Desember sebagai Hari AIDS Internasional itu bukan untuk menghilangkan AIDS, tetapi untuk melestarikan AIDS dan menyuburkan pergaulan bebas,” ujarnya kepada mediaumat.com, Selasa (2/12).
Langkah yang selama ini dikampanyekan (kondomisasi) untuk mencegah penyebaran virus HIV/AIDS itu pun tidak berbanding lurus dengan data statistik mengenai penularan kasus HIV/AIDS. Berdasarkan data Departemen Kesehatan yang dirilis beberapa waktu lalu penularan AIDS di Indonesia meningkat enam kali lipat dari 2.947 kasus di 2007 menjadi 17.699 kasus pada Juni 2009. Hal ini jelas membuktikan bahwa langkah ataupun solusi yang selama ini ditawarkan sama sekali keliru dan tidak tepat.
Penularan virus HIV/AIDS diketahui dapat terjadi melalui transfusi darah dan hubungan seksual. Kondom jelas tidak mampu melindungi pemakainya karena virus HIV/AIDS –yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya– lebih kecil dari pori-pori kondom .
Adapun langkah cerdas yang seharusnya dan wajib ditempuh oleh pemerintah adalah menutup semua lokalisasi dan tempat hiburanyang menjadi tempat praktik perzinaan. Dengan kata lain pemerintah wajib menutup semua industri seks dan juga menghentikan total peredaran narkoba.
Selain itu yang tidak boleh kita lupakan begitu saja, penularan HIV/AIDS lahir dari pola pergaulan yang bebas (liberalisme). Sementara pergaulan yang bebas itu lahir dari rahim sekulerisme yang memisahkan agama dari kehidupan.. Nah, sekulerisme inilah yang sedang diterapkan di negeri yang kita huni. Inilah yang menjadi sumber permasalahannya, yang harus segera ditinggalkan.
Sekulerisme dan segala macam derivat(cabang)-nya telah melahirkan berbagai macam problematika yang menimpa negeri ini. Sehingga mengatasi permasalahan yang satu belum tentu akan menyelesaikannya secara tuntas, disamping juga tetap suburnya permasalahan lain. Oleh karenanya, dibutuhkan solusi yang mendasar dan menyeluruh yang akan mampu menyelesaikan segala macam problematika yang kita hadapi tersebut, tak terkecuali dengan pencegahan penularan virus HIV/AIDS.
Islam yang paripurna telah memberikan solusi pencegahan virus HIV/AIDS. Dalam Islam aktivitas-aktivitas penularan HIV/AIDS seperi penggunaan narkoba dan perzinaan adalah sebuah tindakan criminal yang wajib dicegah oleh negara. Negara wajib menindak tegas pelaku zina dengan hukuman rajam hingga mati bagi yang sudah menikah dan cambuk seratus kali bagi pezina yang belum pernah menikah. Juga hukum ta’zir bagi pengguna narkoba. Dijamin orang akan berpikir seribu kali untuk berbuat hal serupa sehingga penularan HIV AIDS dapat dicegah. Selama itu pula negara melakukan riset dan membiayai para petugas kesehatan yang melaksanakannya untuk mencari obat HIV/AIDS. Dengan kata lain pencegahan HIV/AIDS akan dapat dilakukan dengan penerapan Syari’ah Islam secara kaffah, serta adanya Isntitusi yang akan menerapkan dan mengawasinya yaitu Daulah Khilafah.[]hf

KEMBALIKAN KEDAULATAN SYARA…!!

Masalah pokok yang lagi menimpa umat Islam saat ini di dunia, termasuk Indonesia, sebenernya berpangkal dengan tidak hadirnya kedaulatan Asy-Syar’i. Allah SWT, di tengah-tengah kehidupan mereka. Yang bercokol selama puluhan tahun justru ‘kedaulatan rakyat’ yang semu. Pasalnya, di Parlemen selalu yang duduk itu adalah segelintir orang yang sering banget justru nggak memihak rakyat, tapi malah lebih sering memihak pengusaha, para pemilik modal dan bahkan kedaulatan asing. Rakyat malah sering dijadikan ‘sapi perah’ sama wakil rakyatnya di Parlemen . UU Migas, UU SDA, UU Penanaman Modal, U Minerba, UU BHP dll yang dihasilkan oleh Parlemen pada faktanya lebih ditujukan buat memenuhi kehendak para pemilik modal dan kekuatan asing. Rakyatnya sendiri nggak tahu-menahu sama duduk persoalannya. Padahal selama UU tersebut justru berbahaya buat mereka dan berpotensi menjadikan mereka cuma sebagai korban. Sebelum sejumlah UU di atas diberlakukan saja, negeri ini udah dilanda berbagai persoalan cabang kayak kemiskinan, kebodohan, ketidakstabilan politik, korupsi, nepotisme, perpecahan, penguasaan kekayaan alam oleh segelintir orang, dominasi kekuatan penjajah atas berbagai sumber kekayaan alam kaum Muslim, penjajahan fisik disejumlah wilayah, dan merebaknya perbuatan-perbuatan nggak bermoral. Semua itu nggak lain sebagai akibat tidak tegaknya kedaulatan syariah akibat disingkirkannya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. MahaBenar Allah yang berfirman, yang artinya :
“Siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku (al-Qur’an), sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit (QS Thaha[20]:124).
Kewajiban Menegakkan Khilafah
Menegakkan kedaulatan syariah adalah kewajiban kolektif (fardu kifayah) buat semua kaum Muslim. Selain itu satu-satunya lembaga yang mampu buat mewujudkan kedaulatan syariah itu cuma Daulah Islaim kayak zaman nabi saw.. atau yang kemudian dikenal setelah Nabi wafat sebagai Khilafah, yakni Khilafah ‘ala minhaj an-nubuwwah(yang tegak berdiri diatas manhaj Nabi saw). Inilah yang udah dibuktikan oleh sejarah Kekhilafahan Islam selama berabad-abad.
Nah, dalam sistem pemerintahan Islam (khilafah), negara ditopang sama sejumlah struktur yang ditetapkan oleh syariah, antara lain khalifah, para mu’awin(pembantu khalifah), para wali (gubernur), hingga para qadhi(hakim), petugas administrasi dan majelis umat. Dalam system ekonimi Islam terdapat juga berbagai hukum syariah yang berkaitan dengan tanah dan kepemilikan , aturan-aturan tentang industri, serta perdagangan domestik dan luar negeri. Terkait dengan politik luar negeri Khilafah, kita juga bakalan menemukan hukum-hukum syariah tentara Islam berikut persiapan yang mesti mereka lakukan dalam rangka menghadapi tugas-tugas yang diemban, yaitu menyebarluaskan dakwah Islam keseluruh penjuru dunia…

Khatimah
Benar. Dunia, termasuk Indonesia, emang membutuhkan sisitem alternatif. Sistem itu adalah sistem Khilafah, bukan yang lain. Bahkan keyakinan semacam ini pun berkembang dikalangan inteligen and ahli strategi . Baru-baru ini nih, AM Hendopriyono menyatakan, “Setelah tesis Liberalisme-Kapitalisme gagal mensejahterakan dunia. Kekhilafahan seharusnya muncul sebagai penggantinya. Karenanya, Islam perlu menjawab tantangan globalisasi dengan membangun Khilafah Universal. Hanya sistem inilah yang bisa mengatur dan mensejahterakan dunia, karena tatanan Sekuler-Kapitalis telah gagal.”(Sabili,no 19 TH XVI, 9 April 2009,hlm.28)
Pernyataan kayak di atas emang bukan hal baru lagi. Bahkan ahli strategi AS dan Rusia termasuk NIC sebelumnya kan emang pernah menyatakan bahwa Khilafah akan tegak kembali.
Inilah jalan baru yang dibutuhkan oleh dunia, termasuk Indonesia saat ini, kawan..! Jalan inilah yang bakalan mengubah wajah dunia yang didominasi dengan kezaliman menjadi wajah dunia yang adil dan makmur.
Ayo, kita bersegera buat merintis jalan tersebut…dan bersiaplah menyongsong kabar gembira , yakni dengan kembalinya khilafah ‘ala minhaj an-nubuwwah.
Pada saat itulah, hati seluruh kaum Mukmin akan bergembira karena pertolingan Allah (QS ar-Rum[30]:4-5)
Wallahu’alam bi ash shawab.[]

Senin, 24 Agustus 2009

KRR....??? Mengokohkan Seks Bebas...!!!

KRR digagas Barat karena mereka nganggap remaja kurang paham soal seks n Kespro (Kesehatan Reproduksi) sehingga cenderung ngelakuin seks bebas. Remaja dianggap belum menuhin hak-hak reproduksinya, kayak hak ngedapatin informasi n pendidikan kespro and belum terwujudnya keadilan n kesetaraan gender yang menginginkan reproduksi nggak harus dalam bingkai keluarga..

”Tak heran bila konten KRR berupa penjelasan tentang perubahan fisik dan psikis remaja: alat kelamin (organ reproduksi), baik anatomis maupun fungsi fisiologis berikut bagaimana proses reproduksi terjadi: kehamilan dan bagaimana pencegahan kehamilan tak diinginkan (KTD) dan aborsi ”aman”: dan info tentang berbagai penyakit menular seksual serta cara pencegahannya” by (Budiharso, 2002)
Nah,,,,Soal seks ”aman”, dalam KRR digagas konsep ABCD (Budiharsana, 2004). A : Abstinense, yaitu menahan diri buat nggak ngelakuin hubungan seks, B : Be Faithfull atau setia sama pasangan, C : Condom, yaitu pake kondom biar nggak kena penyakit menular n nggk hamil.